Komprod dengan Math Cat

Ceritanya minggu lalu, ummah pesan math cat, kartu game yang ummah kenal saat acara board game lalu. Semalam, si math cat baru bisa kita praktikkan. Pesertanya ada abah, ummah, Mb isa, dan Lubna. Lubna dapat tugas mengambilkan kartu.

WhatsApp-Image-2017-12-13-at-16.05.58

Abah : Ummah beli berapa kartunya?
Ummah : Dua, mumpung lagi promo.
Abah : Iya, selisih jauh, di tokped 90rb ya. 
Ummah : Kartu ijo, ini kartu pemandunya, yang coklat itu kartu mainnya,
       Lubna main yang ini. (Ummah memberi kartu nol yang tidak dimainkan)
Abah : Ini kok infonya bahasa inggris semua nih
Ummah : Nggak kok, ada dua versi. Ada di situ tadi.
Abah : Mana?
Ummah : Ini nih nyelip
Abah : Tadi mama kenapa tiba-tiba ke sini? (Ibu mertua)
Ummah : Nggak tahu, katanya kangen Lubna. Belum jenguk kali ya kemarin. 
Abah : Terus ngapain aja tadi
Ummah : Main, tidur, terus makan. Ayo Bah main. 
      (Ummah meneruskan menjelaskan cara main)
Abah : Nanti Abah mau ke rumah Laweyan ya, mau ngedit video, ada yang ketinggalan.
Ummah : Walah baru datang dari  Yogya, nggak capek po. (Pilihan diksinya buk!)
Abah : Gimana lagi, keburu deadline. Kiki jg kerjanya malam.
Ummah : Dikirim pake google drive aja
Abah : Nggak cukup, size gede. 
Ummah : Ckckckckc, ya udah.

Kami melanjutkan permainan, tapi tidak sampai selesai karena Lubna keburu mengobrak-abrik susunan kartu. Hehehe.

Komprod hari ini cukup sekian ya, intinya masih bnyk yang perlu dilatih dan dipraktikkan, semoga semakin baik cara komunikasinya.

 

#hari17 #gamelevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional #iip

 

Iklan

Komprod Yang Terinterupsi

Siang hari lalu,kami KomProd diselingi berbagai aktivitas, karena abah akan berangkat ke Yogya, jadi memaksimalkan waktu yang ada, sesudah sarapan, ditemani kudapan buah Semangka dan Pepaya, ummah menanyakan kegiatan abah hari itu.

WhatsApp Image 2019-04-12 at 09.20.39

Ummah : Udah beli tiket bah?
Abah : Sampun 
Ummah : Jam berapa?
Abah : Habis Dhuhur
Ummah : Ya udah abah pakai dulu aja komputernya, aku ngeditnya nanti, 
       masih jam 15 kok deadlinenya. Nanti ummah pas abah berangkat aja.
Abah : (Beranjak ke depan PC) Lihat nih, abah ngedit ginian, 
      kayak ngeditin videonya ummah. Ngedit orang ngomong.
Ummah : Emang banyak salahnya juga kayak ummah?
Abah : Ya lumayan.
Ummah : Ini Lubna tidurnya nyenyak banget
Abah : Kalau kenyang yang kayak gitu
Ummah : Pengaruh obat juga kayaknya, biasanya tidurnya g lelap kalau pagi gini.
Abah : Hmmm.. hmmm..
Ummah : Bah, bikin brownies, ada yang pesan. 
Abah : Eh ya Allah iya, ya udah ngedit bentar dulu, baru bikin.

 

Karena deadline pekerjaan juga waktu yang sempit, obrolan produktif kami pun cuma sebentar. Memang semakin padat aktivitas kita, biasanya tingkat stress pun naik. Yang sering saya praktikkan sekarang adalah shift, pindah ke pekerjaan lainnya, atau retreat sebentar, intinya melakukan hal yang berbeda. PR-nya tetap satu, bisa mengendalikan stress dan membuat otak harus waras, tetap stay cool, biar tidak cepat tersulut emosi.

Komprod Sambil Menyantap Mie Hot Plate

Kemarin setelah interview di sekolah baru Lubna, kami mampir ke Mie Hot Plate di dekat sekolah tersebut. Sembari makan, kami ngobrol khas keluarga kami.

Abah : Coba tes, bumbunya sama nggak.
Ummah : Sama aja kayaknya
Abah : Kalau disuruh makan kuahnya semua, abah bisa muntah ini, 
      rempah-rempahnya kuat
Ummah : Masak sih, nggak kerasa banget, Lubna nggak bisa makan ini, ada mericanya
Abah : Jadi inget waktu makan Pizza di Gejayan, kayak jamu
Ummah : Kekekeke, ummah yang salah Pizza. Pizza di situ enak kok. 
Abah : Nggak mau lagi ke situ.
Ummah : Coba besok makan yang menu lainnya.
Abah : Tadi guru di sekolah Lubna tak pikir sudah ibu-ibu
Ummah : Bukan, itu adiknya Mb Fitroh, rumahnya dekat lho sama rumah kita.
       Yang waktu itu aku layat, inget nggak? Kita dari Yogya,
       Langsung layat ibunya. 
Abah : Oo, yang di Gumpang itu.
Ummah : He eh, btw, kalau deket gitu, bisa nggak ya, 
      dia bantu antar jemput Lubna sekalian. Hehe.
      Kita sewa gitu. Ummah jadi nggak perlu antar sampai sekolahnya. 
Abah : Ya nanti aja, masih baru gini, jangan dulu.
Ummah : Ya, kalau dah akrab aja.

Yang saya pelajari dari KomProd kali ini, belajar komunikasi bisa berdurasi panjang atau pun pendek. Bisa sering atau jarang. Bisa di mana saja dan kapan saja. Yang terpenting, set niat untuk selalu belajar komunikasi produktif dengan siapapun komunikannya.

#hari15 #gamelevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional #iip

 

 

Komprod Sembari Bermain Untrakol

Semalam, ummah, abah, dan Lubna memulai komprod sambil ngemil usus goreng diakhir dengan main Untrakol. Apa itu untrakol, biasanya lempengan genting atau batu, yang disusun dan dipucuknya diletakkan kerikil. Nah kali ini, kami main dengan lempengan balok Lubna, di atasnya ada bebek. ^_^

WhatsApp Image 2019-04-10 at 07.34.30

Sebelum main, kami tentunya komprod dulu, sederhana, hanya sekitar aktivitas apa yang akan kami lakukan besok. Karena kemarin belum sempat interview dengan pihak sekolah Lubna, maka rencannya, hari ini, kami akan ke sekolah Lubna untuk memenuhi syarat tersebut. Ini cuplikan komprod kami:

Ummah : Besok ke sekolah Lubna kan
Abah : Iya
Ummah : Kalau seandainya nggak sekolah di situ, alternatif lain di mana ya.
       Yang dekat sini?
Abah : Ya kita cari lagi
Ummah : Aku mikir, antar jemput Lubna masak pakai mobil. 
      Udah lama ummah nggak naik motor di jalan raya, jadi agak keder nih,
      kalau mau motoran dhewe. Lucu juga kalau jemputnya pake gojek. 
Abah : Ya dilatih lagi aja
Ummah : Kemarin aja di perempatan rel kereta api rame banget
Abah : Ya coba dicari yang deket sini dlu, ada nggak. 
Ummah : Kuttabnya itu kenapa harus usia 4 thn ya, padahal deket banget,
       Bisa diantar pake sepeda, hehe
Abah : Coba kita cari lagi aja besok, tapi yang di Taud, tetap datang,
     Sudah janji kan sama ustadzahnya.
Ummah : Iya
Abah : Soalnya Lubna sudah butuh teman dan aktivitas. 
     Di sini kan temennya cuma sama ummah. 
Ummah : Iya. Kasihan kalau nggak ada teman yang lain. 
Abah : Lihat aja sekarang, udah mulai eksplorasi macam-macam
Ummah : Iya, kadang kewalahan sendiri nih. Lubna, makan ususnya cukup ya.
      Bisa batuk nanti. 
Lubna : Nggak mau, aku nggak mau. 
Ummah : Itu dah mulai batuk tu lho
Abah : Ayo Lubna nurut sama Abah Ummah
Ummah : Nanti nggak bisa tidur kalau batuk 
(Ccckckck, diulang lagi cara komprod yang begitu, 
Ummah harus latihan komprod juga sama anak)

Begitulah cuplikan komprod kami, yang alhamdulillah sukses. Terus terang, saya memilih partner komprod suami bukan tanpa alasan. Menurut saya berlatih komunikasi dengan benar, indah, dan efektif akan lebih mudah dieksekusi dengan komunikan yang seusia. Harapannya, ini akan lebih memudahkan proses saya berlatih komprod dengan anak. Dengan suami, logika bisa mudah direset sesuai konteks. Bersama anak, kita harus sadar dan siap mengkontrol “ego orang tua” juga lebih bersabar dengan proses.

 

#hari14 #gamelevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional #iip

 

 

Komprod Via WA #2

Komunikasi memang tidak harus face to face, apalagi jika partner komunikasi kita memiliki jadwal dan kepentingan yang berbeda. Semua bisa disiasati di zaman teknologi seperti sekarang ini. Nah, kali ini, saya dan suami berkomunikasi via WA lagi, karena memang kami perlu berkabar tentang kondisi Lubna.

WhatsApp Image 2019-04-09 at 07.14.56

Abah : Lubna gimana? Udah baikan
Ummah : Ini lagi nunggu konsultasi
Abah :  Lho, tadi nggak jadi ke TAUD SAQU?
Ummah : Duh bah, masih mikir Lubna panas gini, masak mau ke TAUD
Abah : Oh, ya. 
Ummah : Ini antri banget, masih nunggu antrian. Aku ke Indriati,
       dr Lucy praktik sini kalau pagi 
Abah : Ok, nanti kabari ya
Abah : Gimana, udah selesai?
Ummah : Udah, katanya karena bakteri ISK, kok bisa ya?
       Lubna udah g pake pampers sejak 6 bulan lalu.
       Aku tadi udah nanya, tapi kata dokter begitu.
       Terus ini , menurut dokter, BB-nya nggak normal untuk seusia dia.
       Harus makan, 6x sehari
Abah : Ya udah, dikasih makan terus aja.
Ummah : Ya, tapi BB-nya nggak naik, apa karena bakteri ISK itu ya. (Emot nangis)
Abah : Ya udah ummah, besok tetap harus sabar sama Lubna buat makannya. 
Ummah : Ya (Emot nangis lagi)

Komunikasi di saat penuh kekhawatiran bisa mengarah ke “misunderstanding”, apalagi jika anak sdg sakit dan butuh perhatian ekstra. Ini tantangan buat ummah, tantangan banget. Apalagi kalau ditambah tekanan stress atau capek. Hehe. Tantangan yang masih harus ditaklukkan adalah 7-33-58.

#hari13 #gamelevel1 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbundasayang #institutibuprofesional #iip